Keluarga

Tips Agar Diet Penyakit Orang Tersayang Berhasil

candy_no_child_mom.jpg
(healthychildren.org)

Seringkali kita putus asa karena terus menerus memberikan nasehat pada anggota keluarga tentang pentingnya patuh pada diet penyakit yang dideritanya. Tetapi dia sendiri sesekali tidak bisa terus-terusan berpantang makanan demi tetap hidup sehat dan penyakitnya tidak kambuh.

Terkadang kita pun tak tega melihatnya hidup dengan sejuta pantangan makanan.

Selain motivasi yang kuat dari pasien itu sendiri. Kita sebagai keluarga terdekatnya mempunyai pengaruh yang besar terhadap keberhasilan diet itu sendiri.

Sudah banyak contoh orang yang bisa hidup sehat walau berdampingan dengan penyakit degeneratif misalnya hipertensi, diabetes, jantung, dan asam urat.

Saya pun setiap kali memberikan konsultasi kepada pasien di Puskesmas agar datang bersama salah seorang anggota keluarga yang tinggal serumah.

Sebagai seorang ahli gizi saya hanya bisa menjelaskan secara singkat tentang diet dan sebisa mungkin memotivasi pasien untuk patuh pada diet.

Saya tidak bisa mengawasi diet pasien saya tersebut. Karena itu saya sangat berharap bahwa kita sebagai orang sehat untuk lebih peduli pada anggota keluarga yang sedang sakit.

Cobalah simak beberapa tips berikut:

1.Pelajari dan Pahami Diet Penyakit yang diderita anggota keluarga

Di sini anda bertindak sebagai pengawas diet. Sungguh ini bukan suatu pekerjaan yang mudah. Sebelum bisa mengawasi anda harus paham tentang diet yang dijalani anggota keluarga.

Berapa takaran makanan yang harus dia makan, makanan apa saja yang menjadi pantangan, dan makanan apa mampu menjadi obat untuk penyakitnya.

Berikut panduan terapi diet pada beberapa penyakit degeneratif yang sering terjadi.

Download Panduan diet hipertensi

Download Panduan diet diabetes

Download Panduan diet obesitas

Download Panduan diet asam urat

2. Perkuat motivasi dirinya

Kebanyakan pasien menjadi sangat sensitif setelah divonis menderita suatu penyakit. Rasa sensitif ini terkadang berefek positif karena mampu meningkatkan semangat pasien untuk hidup normal.

Namun rasa sensitif ini juga bisa berakibat negatif dengan keputusasaan pasien dan tidak patuh pada diet dengan alasan klasik “mumpung masih hidup, makanlah apa yang bisa dimakan”.

Oh tidak, pasien yang motivasinya tinggi saja mudah tergoda apalagi pasien seperti ini.

Keadaan seperti ini mengharuskan anggota keluarga pasien untuk turun tangan. Anda harus pandai meyakinkan anggota keluarga bahwa jika dia tidak patuh pada Diet maka dia akan hidup dengan rasa sakit akibat penyakit yang dideritanya.

Terlebih lagi jika rasa sakit itu berubah menjadi cacat. Misal pasien diabetes yang harus diamputasi. Pasien hipertensi yang terkena stroke sehingga sebagian anggota tubuh menjadi lumpuh.

Tidak masalah jika anda harus sedikit menakuti pasien, yang penting ada komitmen pada pasien untuk sembuh. Selain itu hanya anda dan keluarga terdekat yang lainnya yang tau hal apa yang bisa membangkitkan semangatnya.

Misal pasien ada cita-cita pergi ke tanah suci, anda bisa mengatakan “kalau ibu/bapak sakit bagaimana bisa tenang beribadah ke tanah suci?”

3. Menjaga perasaannya

Setiap hari anda melarangnya untuk makan ini itu yang dipantang dalam dietnya. Namun anda sendiri dengan asyik nya makan keripik yang asin atau kue yang manis di depan matanya. Siapa yang tidak tergoda? Pasien yang sedang menjalankan diet itu ibarat anak kecil yang menjalankan puasa. Jika dia melihat orang lain tidak berpuasa maka dia pun ikut tidak berpuasa.

Biasakan anda ikut makan apa yang dia makan di rumah. Kalau pun anda ingin makan yang lain anda bisa makan di luar atau ditempat yang tidak akan dilihat oleh dia. Hal ini merupakan bukti nyata dukungan kita terhadap kesembuhan pasien.

 4. Ikut aktif berolahraga bersama

Memang pada dasarnya seseorang itu malas berolahraga makanya dia bisa terkena penyakit degeneratif. Terlebih jika dia sudah divonis sakit, kebanyakan pasien semakin malas berolahraga.

Macam-macam alasan yang dia berikan. Mudah lelah, takut kondisi bada menjadi drop, dan lain sebagainya. Jelaskan padanya bahwa olahraga penting untuk kesehatan tubuh, tingkat olahraga nya yang harus menyesuaikan.

Misal pasien sudah berusia lanjut, maka cukup ajak jalan-jalan menghirup udara segar. Atau rutin menemaninya mengikuti senam lansia setiap minggu pagi. Atau kegiatan apapun yang bisa dihitung olahraga yang anda nilai aman untuk pasien.

Iklan

2 respons untuk ‘Tips Agar Diet Penyakit Orang Tersayang Berhasil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s