Balita · Keluarga

Ini Bahaya Jika Tubuh Anak Anda Pendek

 

child_and_growthchart
Stunted (thestar.com)

Zaman sekarang kita tidak lagi boleh mengatakan “wajar anakku pendek karena turunan dari bapak dan ibunya yang juga pendek”.

 

Tinggi badan anak tidak bergantung sepenuhnya terhadap tinggi badan orang tua. Sebagai bukti nenek moyang orang Jepang itu pendek, tapi sekarang mereka tinggi-tinggi karena nutrisi dan tidak terpengaruh keturunan.

Anak dengan tinggi badan yang tidak sesuai Umur disebut Stunting atau yang awam disebut pendek

Stunting atau tubuh pendek adalah keadaan tubuh yang sangat pendek hingga dibawah standar normal yang ditetapkan oleh WHO. Dalam ilmu gizi keadaan pendek ini sudah melebihi defisit 2 standar defiasi (SD).

Stunting adalah keadaan dimana tinggi badan tidak sesuai dengan umurnya rendah, atau keadaan tubuh anak lebih pendek dibandingkan dengan anak – anak lain seusianya (MCN, 2009).

Coba cek artikel berikut ini untuk mengetahui status tinggi badan anak anda.

Waspadalah jika anak anda termasuk pendek karena pendek tidak hanya merugikan penampilan luar semata. Namun juga merugikan berbagai aspek pertumbuhan, yaitu:

  1. Perkembangan fisik

Anak yang pendek cenderung lambat dalam pertumbuhan fisik, terutama yang berhubungan dengan pubertas. Misalnya pertumbuhan payudaya yang lambat, rambut ketiak dan pubis yang lama tumbuhnya, serta menstruasi yang terlambat. Sedangkan pada anak laki-laki berpengaruh pada lambatnya pertumbuhan panjang testis dan volume testis.

  1. Perkembangan mental

Jika baru berusia 6 bulan saja anak ibu sudah mengalami stunted, maka besar kemungkinan anak ibu akan mengalami stunted yg lebih parah di usia 2 tahun.

Anak-anak yang bertubuh pendek biasanya sering minder dengan teman-temannya yang bertubuh normal. Karena aktifitas fisik mereka terbatasi dengan tubuh mungilnya.

Misalnya untuk bisa mengikuti  beberapa kegiatan ektrakulikuler tertentu yang mensyaratkan tinggi badan. Bahkan untuk bermain di wahana Dufan pun ada tinggi badan minimum yang diperbolehkan.

Anak yang terus-terusan minder akan menjadi tertekan dan pendiam. Hal ini sangat berpengaruh buruk terhadap kesehatan mentalnya.

  1. Kesehatan Masa Depan

Anak yang mengalami stunted mempunyai daya tahan tubuh yang rendah, sehingga mudah terserang penyakit.

Bahkan menurut penelitian WHO anak dengan stunted lebih banyak terkena obesitas, penurunan toleransi glukosa sehingga menyebabkan diabetes, juga rentan terhadap hipertensi dan jantung koroner. Menyeramkan bukan?

 

  1. Perkembangan intelektual yang terganggu

Stunted yang parah (anak yang sangat pendek) akan terjadi penurunan IQ dalam jangka panjang. Sehingga tidak maksimal belajar disekolah. Dan jika dibandingkan dengan anak yang normal, maka anak yang pendek akan menempuh pendidikan dasar lebih lama.

Jadi pendek itu bukan hanya sekedar pendek. Ibu harus tahu bahaya jangka panjang pendek dari tubuh yang pendek. Dan jangan takut karena pendek ini bisa dicegah sebelum terlambat. Kenali penyebab dan cara mengatasinya di artikel saya selanjutnya.

 

Iklan

3 respons untuk ‘Ini Bahaya Jika Tubuh Anak Anda Pendek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s