Ibu Hamil

Tips Mengatasi Mual Muntah Saat Hamil

mual-muntah-saat-hamil
mual muntah saat hamil

Saat dinyatakan positif hamil, semua Bunda yang menantikan momen ini merasa sangat bahagia. Namun ketika masa “mual muntah” datang, bunda sering kali merasa putus asa, sangat lelah dan bahkan harus dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu.

Berbahagialah Bunda, karena mual muntah saat hamil muda merupakan tanda bahwa kandungan bunda sehat. Bunda hamil yang mengalami mual memiliki risiko keguguran yang lebih kecil. Dan ingat, bunda tidak sendirian. Sebanyak 80 persen ibu hamil mengalami “mual muntah” juga. Mungkin bunda sekarang bisa berbagi dengan teman yang sudah berpengalaman.

Baca: Ingin cepat hamil, penuhi panduan berikut ini

Saya pun begitu, dua kali hamil dengan “mual muntah” yang sama. Namun pada kehamilan kedua saya melewati masa “mual muntah” dengan nyaman. Hmm.. kalo mau tahu rahasia mengatasi mual muntah saat hamil, yuk simak tips berikut:

  1. Menjaga Pikiran agar tidak Stres

Penelitian menunjukkan ibu hamil yang stres cenderung mengalami “mual muntah” yang lebih parah. Mulai sekarang jaga pikiran Bunda dengan hal-hal yang positif. Misal dengan sering melihat foto bayi yang lucu, yang nantinya akan bunda dapatkan dalam beberapa bulan ke depan. Anggaplah “mual muntah” ini proses yang harus dilewati untuk mendapatkan bayi yang lucu. Bukankah untuk mendapatkan sesuatu harus ada perjuangan dan pengorbanan?

Baca: Sebaiknya hamil lagi setelah 1000 hari, kenapa?

  1. Mengenali kapan “mual muntah” terjadi paling parah

Pengaruh hormon esterogen yang meningkat biasanya menyebabkan “mual muntah” yang hebat di pagi hari. Namun ada juga yang mengalami “mual muntah” parah di siang, sore, malam, atau bahkan sepanjang hari.

Penting untuk ibu mengetahui kapan “mual muntah” terjadi paling parah untuk menghindarinya. Misal saya pada kehamilan kedua ini “mual muntah” sangat sering terjadi pada sore hingga malam hari.

Sehingga saya mengupayakan makanan dan minuman masuk sebelum sore hari. Dengan tetap menggunakan prinsip makan dengan porsi kecil tapi sering. Karena perut yang terlalu kenyang bisa menyebabkan “mual muntah”

Jika bunda merasa mual muntah sangat sering terjadi di pagi hari, upayakan bunda mengonsumsi makanan yang mudah dicerna di pagi hari, seperti roti kering, susu, atau bubur nasi.

Baca: Makanan lezat ini dilarang bagi ibu hamil

Untuk bunda yang merasa mual muntah sepanjang hari, bunda harus makan makanan yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh, seperti bubur, susu, roti biskuit. Supaya pada saat muntah sebagian dari nutrisi makanan tersebut sudah terserap oleh tubuh.

Prinsip yang harus bunda ingat, pada saat muntah, tidak semua makanan yang bunda makan keluar. Bunda tetap harus semangat. Jika setelah makan muntah, maka Bunda harus makan lagi untuk mengganti makanan yang sudah dikeluarkan tadi.

  1. Mengenali jenis Makanan apa yang membuat “mual muntah” berkurang

Setiap ibu hamil memiliki kebiasaan makan yang berbeda. Ada yang nyaman dengan memakan makanan yang asam seperti buah mangga muda dan buah yang asam-asam lainnya. Ada yang merasa enak dengan makan makanan kering, seperti roti kering atau nasi dengan lauk tanpa kuah.

Bunda pun harus dapat menemukan makanan apa yang membuat bunda nyaman dan tidak menyebabkan “mual muntah”. Pada masa “mual muntah” ini yang diutamakan itu adalah kondisi bunda agar tetap sehat. Diet makanan seimbang bisa ditunda sampai masa “mual muntah” hilang.

Baca: Cara cepat menaikkan kadar Hb bagi ibu hamil

  1. Dukungan anggota keluarga agar lingkungan menjadi nyaman

Pada masa kehamilan bunda sangat memerlukan dukungan anggota keluarga yang tinggal serumah. Terlebih pada masa “mual muntah” ini. Jika bunda merasa terganggu dengan bau rokok atau bau sabun/parfum mereka, Bunda bisa meminta mereka untuk tidak merokok atau menyemprotkan parfum di depan bunda.

Baca: Alasan pemeriksan Hb sangat penting bagi ibu hamil

Begitu pun dengan pekerjaan rumah tangga, jika bunda tak sanggup memasak karena sangat terganggu dengan baunya. Atau bunda terlalu lelah untuk pekerjaan rumah tangga lainnya, bunda bisa meminta orang lain untuk menggantikannya sementara waktu. Jangan terlalu memaksakan diri, jika bunda terlalu lelah bisa membuat “mual muntah” semakin parah. Tentu bunda dan anggota keluarga tidak ingin bunda sampai dirawat di rumah sakit kan?

Bunda ada pengalaman mengatasi mual muntah ketika hamil? Share pengalamannya di komentar ya..

sumber gambar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s